Olahraga dan Latihan Pernapasan untuk Meringankan Efek Virus Corona dalam Jangka Panjang

 

Gejala COVID-19 yang disebabkan oleh virus Corona dapat bertahan selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan setelah tubuh terkena infeksi awal. Fenomena ini telah disebut sebagai “long covid” oleh hampir tiap orang. Karena virus Corona telah mempengaruhi paru-paru, salah satu gejala pernapasan COVID-19 yang panjang setelah pemulihan awal adalah sesak napas yang berkelanjutan. Trendingkan COVID-19 dapat merusak jaringan paru-paru dengan cara yang mirip dengan COPD, yang berarti latihan pernapasan COPD untuk COVID-19 dapat membantu meminimalkan sesak napas yang sedang berlangsung. Bagi Anda atau orang terdekat yang sedang terkena efek virus tersebut, cobalah beberapa latihan ini sebagai bentuk perawatan pernapasan sehinga bisa pulih lebih awal!

Olahraga dan Latihan Pernapasan untuk Meringankan Efek Virus Corona dalam Jangka Panjang

Pernapasan Perut/Deep Breathing

Melakukan pernapasan diafragma sambil berbaring tengkurap membantu membuka berbagai kantung udara di paru-paru Anda. Jangan melakukan latihan ini jika justru menyebabkan sesak napas semakin meningkat. Lalu, bagaimana caranya? Berbaringlah telungkup di tempat tidur atau sofa, sandarkan dahi di tangan. Tutup mulut Anda dan sentuh langit-langit mulut dengan lidah Anda. Saat Anda menarik napas perlahan melalui hidung, fokuslah untuk mendorong pusar ke kasur atau sofa. Buanglah napas melalui hidung secara perlahan perlahan. Ulangi langkah tersebut 8 hingga 10 kali.

Aerobik

Bergantung pada seberapa parah rasa sesak napas akibat virus Corona yang Anda atau orang lain alami, pasti akan ada rasa lega setelah melakukan aktivitas aerobik. Tapi, jangan berolahraga terlalu intensif karena justru memicu sesak napas semakin parah. Anda bisa meningkatkan intensitas aktivitas aerobik jika dirasa sesak napas tersebut mulai berkurang. Aktivitas aerobik juga dapat meredakan nyeri dada dan kelelahan yang terkait dengan COVID yang berkepanjangan dengan mendorong sekresi keluar dari paru-paru dan juga meningkatkan oksigenasi. Cobalah melakukan jalan cepat, joging, bersepeda, menari, atau aktivitas apa pun yang dapat membantu pemompaan darah dalam tubuh Anda.

Pernapasan Diafragma

“Pernapasan diafragma” mengacu pada pengambilan napas dalam-dalam yang menyebabkan diafragma Anda mengembang sebanyak mungkin. Pernapasan diafragma dapat mengembang kantung udara kecil di bagian bawah paru-paru Anda dan memungkinkannya untuk mengeluarkan lendir yang bersarang di sana. Untuk melakukan latihan pernapasan jenis ini, berbaringlah telentang di lantai, dengan lutut ditekuk dan kaki menempel di lantai. Letakkan tangan Anda di atas pusar dan fokuslah untuk mendorong tangan ke atas dengan setiap tarikan napas. Ulangi 8 hingga 10 kali atau selama satu menit.

Humming Breathing

Humming sambil menghembuskan napas dapat menahan udara di paru-paru Anda lebih lama daripada sekedar mengembuskan napas melalui hidung atau mulut. Untuk melakukan pernapasan dalam dengan teknik humming, mulailah dengan duduk atau berdiri tegak. Letakkan satu tangan di tulang dada sedangkan tangan satunya di perut. Tutup bibir Anda dan sentuh langit-langit mulut Anda dengan lidah. Saat Anda menarik napas perlahan melalui hidung, fokuslah untuk mendorong tangan bagian bawah menjauh dari tubuh sebelum tangan bagian atas naik dengan dada. Buang napas melalui hidung sambil bersenandung (mengeluarkan suara “hmmmm”). Lakukan 8 hingga 10 kali.

Latihan Pernapasan Bibir (Pursed Lip)

Jenis pernapasan ini menahan udara di dalam paru-paru Anda untuk jangka waktu yang lebih lama daripada penapasan standar, yang memungkinkan darah Anda mengambil lebih banyak oksigen. Untuk melakukan latihan pernapasan ini, duduklah dengan tegak di kursi. Tarik napas melalui hidung sambil menghitung secara ritmis, lalu kerutkan bibir sedikit dan buang napas melalui mulut sebanyak dua kali lebih lama dibanding waktu menghirup. Misalnya, jika Anda menghitung sampai “empat” saat menarik napas, maka hembuskan napas selama hitungan “delapan” kali. Temukan bahasan tentang corona di hermihidayati.com

Poinnya, ada banyak cara sederhana yang sebenarnya sangat bagus untuk meringankan gejala atau efek virus Corona. So, lakukan salah satu olahraga atau latihan pernapasan di atas untuk mengembalikan fingsi paru-paru Anda sehingga berjalan dengan normal lagi!

 

 

Posted on

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *